Info Sekolah
Selasa, 21 Mei 2024
  • Team IT NR Masih bekerja Keras Terus berinovasi untuk menunjang Proses belajar mengajar di SMPIT Nururrahman, Nantikan Segera Launching Perpustakaan Digital .....
  • Team IT NR Masih bekerja Keras Terus berinovasi untuk menunjang Proses belajar mengajar di SMPIT Nururrahman, Nantikan Segera Launching Perpustakaan Digital .....
26 Juli 2019

SMPIT Nururrahman Dukung Penuh Jadikan Depok Kota Layak Anak

Jum, 26 Juli 2019 Dibaca 79x Berita

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok masih terus berproses menjadikan Depok sebagai Kota Layak Anak (KLA). Salah satu acuan yang dipakai adalah Perda No 15/2013 tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak. Untuk mewujudkannya, kerja sama empat elemen pemangku kepentingan, yaitu pemerintah, masyarakat, media, dan dunia usaha sangat diperlukan.

“Keberhasilan dari program Kota Layak Anak ini bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Kota saja dalam melaksanakan semua gerakan, tetapi harus melibatkan semua elemen masyarakat serta memiliki persepsi yang sama tentang program Kota Layak Anak,” ungkap Ketua Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) Depok, Sri Utomo pada Senin, 25 Juni 2018 kemarin.

Dia menekankan perlunya peran serta masyarakat untuk mewujudkan Depok sebagai Kota Layak Anak. Artinya, siapa pun yang tinggal di Kota Depok bersama-sama berkontribusi membangun Depok menjadi Kota Layak Anak.

Depok sendiri saat ini sudah memiliki 236 RW ramah anak atas dasar kesadaran warga masyarakat akan pentingnya RW ramah anak. “RW ramah anak ini merupakan bagian dari sistem perlindungan anak berbasis masyarakat, bahkan di tingkatan RW sudah mulai dibentuk Poktan PKDRT. Selain itu seluruh kelurahan dan kecamatan di Kota Depok Sudah berkomitmen menjadikan Kelurahan dan Kecamatan Layak Anak,” ujarnya.

Pemkot Depok juga terus melakukan sosialisasi mengenai program ini. Dikatakan Sri bahwa tidak ada sebuah kota maupun kabupaten yang tanpa permasalahan pada anak, sekalipun di dalam sebuah kota yang sudah menyandang predikat Kota Layak Anak yang tingkatannya di atas Kota Depok.

 

Salah satu sosialisasi yang juga terus dilakukan Pemkot Depok dengan mewujudkan Sekolah Ramah Anak, termasuk pada 27 Juli 2018 lalu, Pemkot Depok mengeluarkan edaran Gerakan Perlindungan Anak, dengan melakukan kampanye pemasangan spanduk dan stiker tentang Stop Kekerasan Terhadap Anak.

SMPIT Nururrahman, sebagai salah satu lembaga pendidikan yang terus berupaya mewujudkan Sekolah Ramah Anak juga turut ambil bagian dalam program ini dengan memasang spanduk dan stiker yang dapat dilihat di tempat-tempat terbuka, yaitu di pintu gerbang masuk sekolah dan juga Mading Sekolah. Ini menjadi bukti bahwa SMPIT Nururrahman sangat mendukung terciptanya Depok sebagai Kota Layak Anak.

Untuk mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) sendiri, harus melewati lima tahapan. Mulai dari Prataman, Muda, Madya, Nindya dan Utama. Depok baru memulai program KLA sejak 2013 dengan membuat Peraturan Daerah No 15 tahun 2013 tentang KLA. Tahapan di tahun kedua, Depok meraih tingkat Pratama. Kemudian tahun 2015 meraih Madya dan tahun 2016 sudah masuk pada tahapan Nindya. Tentunya dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan Depok akan menuju tingkat Utama. (*)

 

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Our Visitor

0 1 7 2 6 9
Users Today : 20
Users Yesterday : 51
Total Users : 17269
Views Today : 28
Views This Month : 1639
Total views : 30035

Contact info