Info Sekolah
Rabu, 17 Jul 2024
  • Team IT NR Masih bekerja Keras Terus berinovasi untuk menunjang Proses belajar mengajar di SMPIT Nururrahman, Nantikan Segera Launching Perpustakaan Digital .....
  • Team IT NR Masih bekerja Keras Terus berinovasi untuk menunjang Proses belajar mengajar di SMPIT Nururrahman, Nantikan Segera Launching Perpustakaan Digital .....
26 Juli 2019

Studi Banding 2018: Goes to Malang

Jum, 26 Juli 2019 Dibaca 117x Berita

Studi banding (comparation study) biasa dilakukan untuk maksud peningkatan mutu, perluasan usaha, perbaikan sistem, penentuan kebijakan baru, perbaikan peraturan perundangan, dan lain-lain. Kegiatan ini dilakukan oleh kelompok kepentingan untuk mengunjungi atau menemui obyek tertentu yang sudah disiapkan dan berlangsung dalam waktu relatif singkat. Intinya adalah untuk membandingkan kondisi obyek studi di tempat lain dengan kondisi yang ada ditempat sendiri. Hasilnya berupa kumpulan data dan informasi sebagai bahan acuan dalam perumusan konsep yang diinginkan.

Studi banding juga merupakan suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan menambah wawasan dan pengetahuan yang akan diterapkan kedepannya untuk menjadi lebih baik. Kegiatan seperti ini tentunya sangat bagus bagi perkembangan suatu kebutuhan yang diharapkan sebagaimana mestinya.

 

Atas dasar itulah, tim SMPIT Nururrahman yang terdiri atas Kepala Sekolah beserta para wakilnya, Kepala TU dan Staf serta sekretaris Perguruan Unggul Nururrahman melakukan kegiatan studi banding ke wilayah Malang, Jawa Timur yang dipusatkan di dua sekolah, yaitu Pesantren Ilmu Al-Qur’an (PIQ) Singosari dan MTs Negeri 1 Kota Malang. Kegiatan ini dilakukan pada Sabtu-Senin (29 September – 1 Oktober 2018) lalu.

Bukan tanpa alasan kuat jika kedua institusi pendidikan ini dijadikan sebagai obyek pembelajaran. Sebab, keduanya merupakan lembaga yang cukup ternama dan memiliki kiprah yang patut untuk diacungi jempol, baik untuk kota Malang sendiri maupun skala nasional dan internasional.

Pesantren Ilmu Al-Qur’an (PIQ) Singosari misalnya, yang terletak di Singosari kabupaten Malang, (±10 km utara kota Malang) adalah lembaga pendidikan kepesantrenan semi salaf yang didirikan oleh KH. M. Basori Alwi Murtadlo pada tanggal 1 Mei 1978. Sesuai dengan namanya, PIQ mempunyai spesialisasi dan prioritas pengajaran pada Al-Qur’an. Hal ini erat kaitannya dengan figur KH. M. Basori Alwi sebagai seorang intelektual Al-Qur’an dan notabene pendiri Jam’iyyatul Qurro’ wal Huffadz, suatu lembaga yang banyak melahirkan intelektual Al-Qur’an di Indonesia. Sebagai pesantren yang lebih berkonsentrasi pada bidang Al-Qur’an, dengan metode pembelajarannya yang disebut dengan ‘Metode Jibril’, PIQ sering dijadikan objek studi dan penelitian oleh kalangan pesantren, universitas, dan lembaga-lembaga kajian lain. Namun dalam perkembangannya, Bahasa Arab juga memperoleh porsi perhatian yang besar, sebagai media pengembangan wawasan berpikir dan alat untuk menganalisa keilmuan Islam klasik & modern.

Telah banyak hasil yang dicapai oleh PIQ. Diantaranya, sistem pendidikan yang semula hanya berupa majelis-majelis ta’lim ala kadarnya, kini berkembang menjadi madrasah diniyah klasikal dengan manajemen pendidikan modern namun tetap kental nilai-nilai kesalafannya. PIQ dinilai telah mampu membangun kepercayaan umat di dalam pengajaran dan pengembangan ilmu-ilmu agama. Hal itu dibuktikan dengan semakin banyaknya jumlah santri baik lokal maupun non lokal yang berasal dari luar kota (Jakarta, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, bahkan Papua) yang diikuti dengan pencapaian prestasi yang semakin meningkat, baik ketika mengikuti event-event tingkat regional maupun nasional. Bahkan alumni-alumninya semakin banyak yang memegang peranan penting di masyarakat.

 

Demikian pula halnya dengan MTsN 1 Kota Malang, sebuah sekolah percontohan dari Kementerian Agama yang memiliki segudang prestasi, baik nasional maupun internasional. Tak hanya berprestasi dalam bidang akademik, sebagai lembaga pendidikan lanjutan tingkat pertama yang berciri khas Islam dan budaya lingkungan yang sehat, sekolah ini juga berupaya untuk menyiapkan generasi yang cerdas dan kompetitif di bidang IPTEK dan IMTAQ.

Sukses terbaru siswa/i MTsN 1 Malang adalah mengharumkan namanya Indonesia di ajang internasional yaitu pada The World Scholar’s Cup (WSC) yang digelar di Melbourne Australia, pada 17 – 21 Agustus 2018. Tim MTsN 1 berhasil memperoleh 7 medali di tingkat internasional yang terdiri dari 5 medali emas dan 2 medali perak dengan rincian, tiga Medali Emas Team Scholar’s Bowl, satu Medali Emas Challenge Arts, dan satu Medali Emas Top School Scholars. Kemudian satu Medali Perak Challenge Arts serta satu Medali Perak Writing Champions.The World Scholar’s Cup ini merupakan International Academic Competition yang terdiri dari dua divisi, yaitu Junior (usia 10-14 tahun) dan Senior (mulai usia 15 tahun).

Dalam kompetisi ini, Tim MTsN 1 Malang ikut berpartisipasi pada tiap bidang studi meliputi Human Relationships, The History of Diplomacy, Black Markets, The Science of Memory, Braving the Distance, dan Voices of the Inseparable.

Dengan pelaksanaan Studi Banding ini tentunya menambah wawasan bagi segenap civitas akademik SMPIT Nururrahman demi perbaikan terus menerus yang akan dilakukan untuk tercapainya tujuan pendidikan yaitu mencetak generasi penerus yang cerdas, kreatif, dan berakhlakul karimah. (*)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Our Visitor

0 2 0 7 6 0
Users Today : 132
Users Yesterday : 180
Total Users : 20760
Views Today : 180
Views This Month : 2220
Total views : 35908

Contact info