Info Sekolah
Rabu, 17 Apr 2024
  • Team IT NR Masih bekerja Keras Terus berinovasi untuk menunjang Proses belajar mengajar di SMPIT Nururrahman, Nantikan Segera Launching Perpustakaan Digital .....
  • Team IT NR Masih bekerja Keras Terus berinovasi untuk menunjang Proses belajar mengajar di SMPIT Nururrahman, Nantikan Segera Launching Perpustakaan Digital .....
26 Juli 2019

Tangis Lombok, Duka Kita

Jum, 26 Juli 2019 Dibaca 73x Berita

Gempa bumi 6,4 Skala Richter (SR) yang mengguncang wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Ahad (29/7/2018), menjadi hari yang membuat warga Lombok kaget dan shock. Saat itu sekira pukul pukul 05.47 WIB, sebagian dari mereka masih terlelap dalam tidurnya.

Namun guncangan bumi yang terjadi di pagi hari itu, seakan semua berubah menjadi kelabu. Tembok-tembok rumah berjatuhan, atap-atap genting roboh, sejumlah korban jiwa pun tak terelakan. Jerit dan tangis para korban gempa jadi warna-warna tragedi. Sejumlah rumah rusak parah, data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB melaporkan 14 korban meninggal dunia dan 162 luka-luka pada insiden gempa bumi berkekuatan 6,4 SR itu.

Dampak gempa terparah terjadi di Kabupaten Lombok Timur. Terdapat 10 orang meninggal dunia, 67 orang luka berat dan luka ringan. Kerusakan rumah mencapai lebih dari 1.000 unit rumah baik rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan. Pendataan masih dilakukan. Di Kabupaten Lombok Utara terdapat empat orang meninggal dunia. Sebanyak 38 jiwa luka berat. Data sementara kerusakan rumah terdapat 41 unit rusak berat, 74 unit rusak sedang dan 148 unit rusak ringan.

Sebanyak 6.237 KK terdampak gempa, mereka berduka serta mengungsi dengan tenda-tenda darurat dan menempati rumah yang sudah tidak lagi layak ditempati. Sahabat, saat ini para pengungsi sangat membutuhkan bantuan yang mendesak untuk dilakukan. Seperti tenaga medis, tandu, peralatan kesehatan, kids ware, makanan siap saji, tenda pengungsi, makanan lauk pauk, makanan tambahan gizi, dan lainnya.

Duka tak berhenti sampai disitu. Hari-hari berikutnya gempa susulan terus berlanjut, mengakibatkan banyak kerusakan dan korban jiwa. Berdasar data Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB hingga Rabu, 15 Agustus 2018, korban jiwa mencapai 460 orang yang tersebar di beberapa daerah, terdapat di enam tempat di Lombok dan Bali. Di Kabupaten Lombok Utara terdapat 396 orang meninggal, Lombok Barat 39 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Timur 12 orang, Lombok Tengah 2 orang, dan Kota Denpasar 2 orang. Gempa Lombok ini setidaknya juga menyebabkan 7.773 orang luka-luka, yang terdiri atas 959 luka berat dirawat inap dan 6.774 luka ringan. Selain itu, 417.529 orang terpaksa mengungsi ke ribuan titik lokasi pengungsian.

Bantuan kepada korban dari berbagai pihak terus berdatangan, tak terkecuali dari SMPIT Nururrahman. Alhamdulillah, dana yang terhimpun dari siswa/i SMPIT Nururrahman mencapai Rp. 8.500.000,- yang langsung disalurkan kepada para korban bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor cabang Lombok, dalam bentuk makanan, perlengkapan bayi dan lainnya.

Lombok membutuhkan uluran ta­ngan kita. Tangis mereka adalah tangis kita. Duka mereka adalah duka kita. Jika hari ini mereka mengalami musibah maka sudah sepantasnya sebagai saudara sebangsa kita berusaha untuk menghibur mereka. Mari doakan mereka agar tabah menghadapi ujian ini. Hari ini mereka menangis maka sebagai sesama saudara kita berusaha untuk mengeringkan tangisan mereka. Kita rangkul mereka dan berikan yang terbaik yang ada pada diri kita. (*)

 

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Our Visitor

0 1 5 7 4 3
Users Today : 15
Users Yesterday : 35
Total Users : 15743
Views Today : 21
Views This Month : 1101
Total views : 27448

Contact info