SEKILAS INFO
: - Sunday, 19-09-2021
  • 1 bulan yang lalu / Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2021-2022 dilaksanakan pada 26-30 Juli 2021
  • 1 bulan yang lalu / Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2021-2022 dilaksanakan pada 26-30 Juli 2021
Workshop Pengembangan Bahan Pembelajaran Berbasis Keterampilan Abad 21 di SMPIT Nururrahman

Pembelajaran abad 21 secara sederhana diartikan sebagai pembelajaran yang memberikan kecakapan abad 21 kepada peserta didik, yaitu 4C yang meliputi: (1) Communication (2) Collaboration, (3) Critical Thinking and problem solving, dan (4) Creative and Innovative. Berdasarkan Taksonomi Bloom yang telah direvisi oleh Krathwoll dan Anderson, kemampuan yang perlu dicapai siswa bukan hanya LOTS (Lower Order Thinking Skills) yaitu C1 (mengetahui), C-2 (memahami), dan C3 (mengaplikasikan), , tetapi juga harus ada peningkatan sampai HOTS (Higher Order Thinking Skills), yaitu C-4 (mengalisis), C-5 (mengevaluasi), dan C-6 (mengkreasi).

Penerapan pendekatan saintifik, pembelajaran abad 21 (4C), HOTS, dan integrasi literasi dan PPK dalam pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam rangka menjawab tantangan, baik tantangan internal dalam rangka mencapai 8 (delapan) SNP dan tantangan eksternal, yaitu globalisasi.

Untuk mewujudkan hal tersebut di atas, maka guru sebagai ujung tombak pembelajaran harus mampu merencanakan dan melaksanakan PBM yang berkualitas. Dalam kaitan inilah, SMPIT Nururrahman menyelenggarakan Workshop bertema PENGEMBANGAN BAHAN PEMBELAJARAN BERBASIS KETERAMPILAN ABAD 21 yang dilaksanakan pada Rabu-Jum’at, 11-13 September 2019.

Pada kegiatan yang dibuka oleh Kepala SMPIT Nururrahman, Ahmad Basyari, M.Pd.I, turut hadir Direktur Perguruan Unggul Nururrahman, Teuku Rusdi, Ak.MM, dan menghadirkan nara sumber dari pengawas pembina Kota Depok yaitu Hj. Teten Habsah, S.Pd, MM dan Dra. Hj. Titik Sugihartilawati Dewi, MM.

Pada workshop ini, para peserta yang merupakan guru mata pelajaran di SMPIT Nururrahman dibekali dengan kemampuan untuk mengembangkan silabus dan RPP yang merupakan “kunci” terselenggaranya proses pembelajaran yang baik di kelas. Keterampilan proses ini memang harus dimiliki guru sehingga dalam menyajikan pembelajaran mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan bagi siswa.

Di akhir workshop, para peserta “dibekali oleh-oleh” untuk membuat bahan pembelajaran berupa silabus dan RPP bernuansa abad 21 yang tentunya disambut dengan antusiasme tinggi dari para guru. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Site Statistics

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 5
  • Total visitors : 28,501

Maps Sekolah