SEKILAS INFO
: - Sunday, 07-03-2021
  • 3 bulan yang lalu / Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMPIT Pesantren Nururrahman Tahun Pelajaran 2021-2022 dilaksanakan mulai tanggal 1 Desember 2020 – 22 Januari 2021. Info lebih lengkap klik ppdd.smpitnururrahman.sch.id
Pembinaan Adiwiyata di SMPIT Nururrahman: Green to School

Salah satu elemen utama dalam pembelajaran yang mengacu pada Kurikulum 2013 adalah adanya penilaian kompetensi keterampilan di setiap mata pelajaran. Penilaian kompetensi kerterampilan ini dapat dilakukan melalui tes praktik, proyek, dan penilaian portofolio. Praktik pembelajaran untuk kompetensi keterampilan dapat dilakukan dengan berbagai model pembelajaran yang bersifat partisipatif, interaktif, serta memberikan pengalaman belajar pada peserta didik secara riil.

Ini dikarenakan pembelajaran melalui kegiatan tes praktik, proyek, maupun portofolio mengharuskan peserta didik untuk terjun langsung dalam situasi pembelajaran yang mampu menggali pengetahuan yang telah diperoleh siswa ketika melaksanakan pembelajaran di kelas untuk diaplikasikan dalam kegiatan-kegiatan tersebut. Dengan demikian, pelaksanaan pembelajaran yang mengacu pada kompetensi keterampilan sebenarnya akan mampu menjangkau ranah pengetahuan dan sikap peserta didik. Pembelajaran kompetensi keterampilan pun merupakan sarana yang dapat digunakan oleh guru maupun pihak sekolah untuk membangun dan menumbuhkan karakter mulia pada peserta didik. Tidak berlebihan pula, jika pembelajaran kompetensi keterampilan tersebut diupayakan untuk membangun budaya sekolah yang sadar akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan.

Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, kondisi lingkungan SMPIT Nururrahman belum sepenuhnya bersih. Terbukti masih banyak ditemui sampah baik di koridor maupun di tempat-tempat yang tidak banyak dijangkau oleh warga sekolah. Tidak berlebihan rasanya, jika dikatakan bahwa kondisi ini disebabkan masih rendahnya kesadaran warga sekolah, terutama peserta didik terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.

Pembinaan yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok lewat program GREEN TO SCHOOL pada Jumat, 15 November 2019 lalu, dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, lebih sehat, dan lebih ramah lingkungan. Bahwasanya setiap sudut sekolah merupakan tempat belajar, sehingga perlu diciptakan suasana yang mendukung bagi pembelajaran. Kebersihan lingkungan belajar, baik di dalam maupun di luar kelas akan memberikan kenyamanan belajar dan menumbuhkan kreativitas belajar.

Selain merupakan bagian pembinaan Adiwiyata untuk menuju Adiwiyata Tingkat Propinsi, Program Green to School juga dimaksudkan untuk mengubah pola pikir dan perilaku warga sekolah mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Selain itu, program ini dimaksudkan untuk makin memberikan penyadaran kepada siswa tentang pentingnya melakukan pemilahan sampah, baik sampah organik, non organik maupun Residu. Dengan begitu, siswa dapat memparaktikkan juga di lingkungan masyarakatnya masing-masing. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Site Statistics

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 14
  • Total visitors : 24,941

Maps Sekolah