SEKILAS INFO
: - Thursday, 25-02-2021
  • 2 bulan yang lalu / Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMPIT Pesantren Nururrahman Tahun Pelajaran 2021-2022 dilaksanakan mulai tanggal 1 Desember 2020 – 22 Januari 2021. Info lebih lengkap klik ppdd.smpitnururrahman.sch.id
SMPIT Nururrahman Lakukan PEMILU OSIS

Untuk menanamkan semangat demokrasi sejak dini, SMPIT Nururrahman kembali menggelar Pemilu (Pemilihan Umum) OSIS yang dilaksanakan layaknya pemilihan langsung kepala daerah (Pilkada), Rabu, 22 Januari 2020.

Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Nururrahman ini diawali dengan pemaparan visi dan misi serta debat kandidat Calon Ketua OSIS, yaitu Rafif Fadhlulrahman, Rahadi Rahmadianto, dan Raisa Auriel Fakhira. Para kandidat yang mendapatkan pertanyaan secara kritis dari para panelis yaitu Vicky Chaeruddin, S.Pd dan Arnitia Permana, S.Pd, berhasil merespons dengan baik.

Usai debat kandidat yang memperoleh tanggapan positif dari seluruh siswa dan pendukung masing-masing calon, dilanjutkan dengan penyaluran hak pilih oleh seluruh siswa dan Guru. Tentunya Pemilihan secara langsung ini sengaja dibuat agar para siswa dapat belajar demokrasi sejak dini dan memberi pengetahuan tentang tata cara pemilu bagi para siswa. .

Selain sebagai pembelajaran berdemokrasi, pemilihan ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin OSIS terbaik, amanaah, visioner dan mampu berinovasi dalam menunjang program-program di sekolah.

Sama seperti halnya Pilkada, Pemilihan Ketua OSIS ini juga melakukan proses yang sama, dimulai dari antrian pemanggilan siswa yang kemudian menerima kertas surat dan mencoblos di bilik suara. Usai menunaikan haknya, pemilih memasukkan kertas suara ke kotak suara yang telah disediakan lalu mencelupkan tangan ke tinta.

Setelah seluruh siswa dan guru menunaikan haknya, dilakukan penghitungan suara yang hasilnya menempatkan Rafif Fadhlulrahman dengan nomor urut 1, sebagai Ketua OSIS dengan jumlah suara sebanyak 236. Dilanjutkan Rahadi Rahmadianto (nomor urut 2) dengan 87 suara dan Raisa Auriel Fakhira (nomor urut 3) yang meraih 50 suara.

Tentunya ini merupakan hal positif untuk para siswa agar mereka mampu memahami proses pemungutan suara secara praksis, bukan sekedar teori di bangku sekolah.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Site Statistics

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 28
  • Total visitors : 24,604

Maps Sekolah