THANK YOU FOR INTEREST IN OUR EBOOK
YOUR DOWNLOAD IS READY!
Dalam rangka menyongsong Kegiatan Pembelajaran di semester genap TA. 2025-2026, SMPIT Pesantren Nururrohman menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Profesionalisme Guru sebagai upaya memperkuat kualitas pendidik dan budaya sekolah. Kegiatan yang mengusung tema “Melayani dengan Profesional, Mendidik dengan Hati” ini dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026 bertempat di Aula SMPIT Pesantren Nururrahman dan diikuti oleh seluruh guru serta tenaga kependidikan.
Pelatihan ini menghadirkan Dr. Heriyanto, M.Pd, praktisi pendidikan sekaligus Direktur Badan Pengelola Pendidikan-Yayasan Bina Ummat Sejahtera Semesta (BPP YBUSS), sebagai narasumber utama. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa guru merupakan profesi yang mulia dan strategis dalam membentuk peradaban.
“Guru bukan hanya bertugas mengajar atau mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi mendidik dengan menanamkan nilai-nilai akhlak dan menjadikan peserta didik sebagai manusia pembelajar sepanjang hayat,” ujar Dr. Heriyanto, M.Pd.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa menjadi guru profesional menuntut kesiapan mental, kompetensi, serta komitmen untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan zaman.
“Jadilah guru yang berbeda. Terima kenyataan dengan rasa syukur, bekerja secara maksimal, dan terus belajar. Guru yang sukses adalah guru yang kreatif, inovatif, dan inspiratif,” tambahnya.

Materi pelatihan mencakup penguatan empat kompetensi guru profesional sesuai Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Peserta juga diajak memahami peran guru sebagai teladan yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, tanggung jawab, serta etika profesi.
Selain itu, pelatihan membahas berbagai tantangan pendidikan di era modern, seperti tekanan akademik, krisis spiritual, dan tuntutan adaptasi teknologi. Menurut narasumber, guru perlu memiliki literasi digital yang baik tanpa kehilangan sisi humanis dalam mendidik.
“Di era digital, guru bukan lagi satu-satunya sumber informasi. Peran guru bergeser menjadi fasilitator yang membimbing siswa agar mampu berpikir kritis, berakhlak, dan bijak memanfaatkan teknologi,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat budaya sekolah yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, dan profesionalisme. Melalui pelatihan ini, SMPIT Pesantren Nururrahman berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidik yang berkarakter, berkompeten, dan mampu mendidik dengan hati demi terwujudnya generasi yang unggul dan berakhlakul karimah. (*)
Donec sed consectetur augue. Sed tempor eu ante vitae imperdiet.
Like us on facebook
Follow Our Instagram
Follow us on Twitter
pin with us on Pinterest
“Phasellus cursus, orci ut maximus mattis, sem ligula vulputate justo, vel congue dui lorem et nibh. Donec eros tortor, posuere at aliquet ut, commodo ut quam. Vivamus ultricies, leo vel auctor feugiat, nisl lacus porta orci, a euismod diam lorem eget nunc. Mauris venenatis vulputate facilisis. Aenean congue sapien diam, sed bibendum nisl tincidunt vel. Integer eget faucibus nibh.”