THANK YOU FOR INTEREST IN OUR EBOOK
YOUR DOWNLOAD IS READY!
Sejak tahun 1994 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tanggal 15 Mei sebagai Hari Keluarga Sedunia. Hari ini didedikasikan untuk menghormati pentingnya keluarga. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meyakini, seperti dilansir National Today, keluarga cukup penting untuk diakui melalui sebuah hari peringatan yaitu Hari Keluarga Internasional.
Keluarga adalah awal yang terbaik dalam kehidupan anak. Dasar yang dibangun dalam sebuah keluarga telah terbukti dalam berbagai penelitian, sangat berdampak pada kesuksesan anak. Semakin stabil lingkungan keluarga bagi seorang anak, semakin besar kemungkinan mereka akan menjadi lebih sehat—baik secara mental maupun fisik—.
Masyarakat di seluruh dunia menghadapi berbagai kendala yang membahayakan stabilitas keluarga. PBB mulai menyadari hal ini pada tahun 1980-an ketika Sekretaris Jenderal mempromosikan kesadaran di antara para pengambil keputusan dan masyarakat.
PBB kemudian menetapkan hari peringatan ini dan setiap tahun, memilih tema yang berfokus pada keluarga untuk mengatasi tantangan di seluruh dunia seputar pendidikan, kemiskinan, kesehatan, dan keseimbangan kerja/keluarga.

Pada Hari Keluarga Internasional tahun 2025 mengedepankan tema
“Family-Oriented Policies for Sustainable Development: Towards the Second World Summit for Social Development.”
(Keluarga dan Aksi Iklim: Membangun Masa Depan yang Berkelanjutan). Tema ini berfokus pada bagaimana keluarga dapat berkontribusi terhadap aksi iklim dan keberlanjutan. Tema yang mendorong keluarga untuk mengadopsi kebiasaan ramah lingkungan, mengurangi jejak karbon, dan menjadi pejuang iklim di komunitas mereka, sekaligus pemanasan menuju KTT Sosial Dunia Kedua yang bakal digelar November 2025 di Doha, Qatar.
Tantangan global hari ini—semisal revolusi digital, migrasi, ledakan penduduk urban, sampai krisis iklim—semua itu menyentuh keluarga secara langsung. Maka dari itu, kebijakan publik yang berpihak pada keluarga menjadi penting. Misalnya, aturan kerja fleksibel untuk orang tua, tunjangan pendidikan dan kesehatan, atau dukungan untuk orang tua tunggal.
Kegiatan akbar Hari Keluarga Internasional 2025 akan dilaksanakan langsung di Markas Besar PBB New York, ruang CR8, jam 13.15–14.30 EST. Acara tersebut tidak hanya diperuntukkan untuk diplomat atau pejabat tapi terbuka untuk semua dan bisa disaksikan via live stream di UN WebTV. Dalam acara ini bakal hadir para pakar kebijakan, akademisi , dan perwakilan masyarakat sipil yang siap bahas insight dari berbagai negara.

Hari Keluarga Internasional ini sesungguhnya tidak mengajarkan kita kalau keluarga itu harus sempurna, tapi peran mereka penting banget dalam shaping values, kebiasaan, sampai cara kita berinteraksi dengan dunia. Bahkan isu semisal climate change dan digital well-being bisa dimulai dari meja makan di rumah. Misalnya, mulai membiasakan hemat penggunaan alat elektronik, mendiskusikan hoaks yang viral, atau belajar toleransi dari cara orang tua menyelesaikan konflik.
Untuk Gen Z yang dikenal sebagai generasi paling vokal dan peduli isu sosial, Hari Keluarga Internasional adalah waktu yang untuk melakukan refleksi, apakah rumah sudah jadi tempat yang mendukung? Apakah kita sudah jadi bagian dari keluarga yang menguatkan?
So, selamat merayakan Hari Keluarga Internasional dan mengembalikan “fitrah” keluarga sebagai surga dunia. (*)
Donec sed consectetur augue. Sed tempor eu ante vitae imperdiet.
Like us on facebook
Follow Our Instagram
Follow us on Twitter
pin with us on Pinterest
“Phasellus cursus, orci ut maximus mattis, sem ligula vulputate justo, vel congue dui lorem et nibh. Donec eros tortor, posuere at aliquet ut, commodo ut quam. Vivamus ultricies, leo vel auctor feugiat, nisl lacus porta orci, a euismod diam lorem eget nunc. Mauris venenatis vulputate facilisis. Aenean congue sapien diam, sed bibendum nisl tincidunt vel. Integer eget faucibus nibh.”