SMPIT Pesantren Nururrahman – Muhara, Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi lokasi pelaksanaan Student Work Camp (SWC) 2026 SMP IT Pesantren Nururrahman yang berlangsung pada 26–28 Agustus 2026.


Pemilihan lokasi tersebut dilakukan melalui sejumlah pertimbangan. Sebelum kegiatan dilaksanakan, pihak sekolah dan panitia terlebih dahulu melakukan survei untuk memastikan lokasi yang dipilih sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pelaksanaan SWC.


Penanggung jawab kegiatan SWC, Hidayatullah, menjelaskan bahwa faktor keamanan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan lokasi kegiatan.


“Sebelum melaksanakan kegiatan SWC, pasti melakukan survei terlebih dahulu. Dari survei itu kita akan melihat apakah masyarakat di sana memang layak untuk kita tempati untuk kegiatan SWC,” jelasnya.


Selain memastikan kondisi lingkungan yang aman bagi para siswa, pihak sekolah juga mempertimbangkan kondisi masyarakat di lokasi tersebut. SWC dirancang tidak hanya sebagai sarana pembelajaran bagi siswa, tetapi juga sebagai kegiatan yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.


Menurut Hidayatullah, kebutuhan masyarakat menjadi salah satu aspek penting yang diperhatikan dalam proses survei. Hal tersebut berkaitan dengan program-program sosial dan pengabdian yang akan dilaksanakan oleh para siswa selama kegiatan berlangsung.


“Lingkungannya harus aman untuk siswa. Kemudian, lingkungannya juga memang membutuhkan bantuan. Itu yang akan kita survei terlebih dahulu,” ujarnya.


Berdasarkan hasil survei tersebut, Kampung Muhara dinilai sesuai untuk menjadi lokasi pelaksanaan SWC. Selain memberikan lingkungan yang memungkinkan siswa untuk belajar hidup bermasyarakat, keberadaan para siswa juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif melalui berbagai program yang dilaksanakan.


Selama kegiatan berlangsung, para siswa tinggal bersama warga dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Pengalaman tersebut memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengenal kehidupan masyarakat secara lebih dekat sekaligus belajar beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda dari kehidupan sehari-hari.


Berbagai kegiatan sosial yang dilakukan selama SWC juga menjadi bagian dari upaya memberikan manfaat kepada masyarakat. Dengan demikian, pemilihan lokasi tidak hanya didasarkan pada kebutuhan pelaksanaan kegiatan, tetapi juga pada kesesuaian antara tujuan pembelajaran siswa dan manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.


Melalui proses survei dan berbagai pertimbangan tersebut, pelaksanaan SWC 2026 di Kampung Muhara diharapkan dapat menjadi pengalaman yang bermakna bagi para siswa sekaligus membawa dampak positif bagi masyarakat setempat.


(Jurnalistik - Naufal K.S.)